Tidak semua stres itu buruk. Stres dapat membantu anda dalam memfokuskan pekerjaan, dan dalam beberapa kasus bahkan stres dapat menyelamatkan hidup anda. Meskipun membangun stres dapat menyebabkan risiko besar. Jangan biarkan stres menumpuk karena akibatnya bisa fatal.
Tips dan langkah-langkah dalam mengelola stres anda.
1.Tentukan dan pahami penyebab stres.
2.Pernapasan Dan Relaksasi
Oksigen sangat penting bagi tubuh. Mengambil napas dalam-dalam menambah oksigen ke dalam tubuh dapat membantu anda rilek. Dengan pernapasan yang baik dapat membantu anda mempertahankan kontrol diri dalam situasi stres.
Anda dapat memulai dengan mengambil napas dalam-dalam, berdiri dan regangkan tangan anda.
Selalu ingat bahwa lawan dari stres adalah relaksasi. Lakukan sesuatu yang dapat mengubah fokus anda. Cobalah tersenyum dan mengambil momen singkat pada hal lain selain masalah anda.
3.Nikmatilah hal – hal yang baik dan berpikirlah positif
Kadang-kadang anda lupa untuk menikmati hal-hal yang baik jika anda membiarkan stres. Ingatlah bahwa hidup menawarkan lebih banyak hal selain bekerja. Luangkan waktu untuk benar-benar mengenali hal-hal yang baik dalam hidup anda.
Segala sesuatu di dunia ini ada dalam keseimbangan. Hal yang negatif tidak akan pernah terjadi tanpa hal yang positif. Belajarlah untuk menemukan yang baik dalam situasi stres dan coba untuk mengubah setiap kejadian negatif menjadi positif.
4.Sadar diri akan kemampuan anda
Untuk mengelola stres secara efektif, sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan keterbatasan diri anda. Kadang-kadang, belajar untuk mengatakan "Tidak" bisa mencegah anda dari stres. Jika anda sedang berada dalam lingkungan kerja, jangan terima beban pekerjaan jika anda merasa tidak mampu mengerjakannya. Dengan mengetahui keterbatasan anda, anda dapat menghindari situasi yang biasanya dapat mengarah pada pekerjaan menumpuk yang mengakibatkan stres.
5.Mintalah bantuan
Anda tidak pernah sendirian dan selalu ada orang-orang di sekitar anda bersedia mengulurkan tangan untuk membantu. Seperti : teman – teman, keluarga atau orang – orang professional yang dapat membantu anda dalam menghilangkan stres dengan memberikan nasihat yang bermanfaat.
6.Lakukan kegiatan yang menarik
Jika anda tertarik dengan buku, kadang-kadang meluangkan waktu untuk membaca buku favorit dapat membantu anda mengurangi stres dari pikiran anda.
Dengan mengelola waktu anda dan memprioritaskan hal-hal yang paling penting diurutan pertama dapat mencegah anda dari stres, dan ingatlah selalu bahwa kata kunci dalam manajemen stres adalah “Relaksasi”.
Rabu, 13 Januari 2010
Senin, 11 Januari 2010
Tips Untuk Sukses Memanfaatkan Waktu
1. Memeriksa kebiasaan lama Anda dan mencari cara untuk mengubahnya.
Bila Anda mengetahui bahwa kebiasaan Anda yang tidak kondusif bagi manajemen waktu yang tepat, maka sudah saatnya Anda mulai mengubahnya. Kebiasaan buruk biasanya sulit untuk diubah tetapi ketika anda mampu mengatasi itu, hasilnya memuaskan.
2. Nikmati apa yang Anda lakukan
Bila Anda menikmati apa yang Anda lakukan, itu menciptakan kurang stres. Bila Anda tidak stres, Anda lebih mungkin untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda dalam kerangka waktu yang lebih singkat.
3. Memasang pengingat di rumah dan kantor tentang tujuan Anda
Biasanya ketika Anda mencoba untuk mengejar tujuan jangka panjang, Anda perlahan-lahan kehilangan fokus pada mereka. Pasanglah pengingat di manapun akan membantu Anda mendapatkan reorientasi dengan tujuan Anda memotivasi Anda untuk benar-benar mengikuti jadwal Anda.
4. Pertahankan daftar hal-hal tertentu yang harus dilakukan setiap hari dan menetapkan prioritas dalam daftar itu.
Sebuah Daftar-pembanding berikut akan membantu Anda untuk mengingat semua hal yang perlu Anda lakukan untuk hari itu dan memaksa Anda untuk menyelesaikannya.
5. Berkonsentrasi pada satu hal pada suatu waktu.
Beberapa orang mencoba untuk melakukan segala hal pada waktu yang sama. Hal ini terjadi karena orang-orang perlu melakukan banyak hal tetapi mereka tidak memiliki banyak waktu. Bila Anda berkonsentrasi hanya pada satu tugas, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan akan secara signifikan.
6. Terus-menerus mencari cara untuk membebaskan waktu Anda
Mencari cara untuk membebaskan jadwal anda meningkatkan waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan aktivitas Anda.
Bila Anda mengetahui bahwa kebiasaan Anda yang tidak kondusif bagi manajemen waktu yang tepat, maka sudah saatnya Anda mulai mengubahnya. Kebiasaan buruk biasanya sulit untuk diubah tetapi ketika anda mampu mengatasi itu, hasilnya memuaskan.
2. Nikmati apa yang Anda lakukan
Bila Anda menikmati apa yang Anda lakukan, itu menciptakan kurang stres. Bila Anda tidak stres, Anda lebih mungkin untuk menyelesaikan tugas-tugas Anda dalam kerangka waktu yang lebih singkat.
3. Memasang pengingat di rumah dan kantor tentang tujuan Anda
Biasanya ketika Anda mencoba untuk mengejar tujuan jangka panjang, Anda perlahan-lahan kehilangan fokus pada mereka. Pasanglah pengingat di manapun akan membantu Anda mendapatkan reorientasi dengan tujuan Anda memotivasi Anda untuk benar-benar mengikuti jadwal Anda.
4. Pertahankan daftar hal-hal tertentu yang harus dilakukan setiap hari dan menetapkan prioritas dalam daftar itu.
Sebuah Daftar-pembanding berikut akan membantu Anda untuk mengingat semua hal yang perlu Anda lakukan untuk hari itu dan memaksa Anda untuk menyelesaikannya.
5. Berkonsentrasi pada satu hal pada suatu waktu.
Beberapa orang mencoba untuk melakukan segala hal pada waktu yang sama. Hal ini terjadi karena orang-orang perlu melakukan banyak hal tetapi mereka tidak memiliki banyak waktu. Bila Anda berkonsentrasi hanya pada satu tugas, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan akan secara signifikan.
6. Terus-menerus mencari cara untuk membebaskan waktu Anda
Mencari cara untuk membebaskan jadwal anda meningkatkan waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan aktivitas Anda.
Rabu, 06 Januari 2010
Satu Jam Sehari
“Seorang bijaksana bernama Franklin Field pada suatu ketika pernah menulis garis pemisah antara sukses dan kegagalan bisa dinyatakan dengan kata : SAYA TIDAK PUNYA WAKTU”
Pada zaman sekarang yang sibuk ini rasanya kerap kali tidak cukup banyak waktu dalam sehari untuk menyelesaikan hal – hal yang ingin kita lakukan dan kehendaki, sehingga kita tidak meninggalkan banyak gagasan. Namun di dunia ini penuh dengan orang – orang yang memiliki tekad yang besar, yang menemukan cara untuk menyisihkan waktu sekurang – kurangnya satu jam sehari untuk pengembangan pribadi yang kreatif. Kita juga sering memperhatikan semakin sibuk seseorang, semakin mampu dia menyediakan waktu satu jam sehari untuk digunakan sendiri. Apa cara terbaik untuk melakukan hal ini?
Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah “kita menyediakan waktu satu jam sehari”.
Dari pengalaman, saya dapat memberitahu anda bahwa jika kita menyediakan waktu satu jam setiap hari untuk melakukan suatu proyek, maka kita berhasil mengumpulkan waktu 365 jam setahun, atau sama dengan 45 hari kerja penuh, masing – masing delapan jam sehari. Ini seperti menambahkan satu setengah bulan kehidupan produktif setiap tahun dalam hidup kita.
Namun ketika kita berbicara tentang menyisihkan waktu satu jam sehari biasanya jawabannya adalah “ Saya terlalu sibuk “.
Memang harus diakui ini tidak mudah, semua ini memerlukan tekad yang kuat, dan untuk memulainya sangatlah sulit, namun setelah kita bergerak dan menikmatinya maka manfaatnya akan kita rasakan. Rahasianya adalah menciptakan waktu satu jam ini, kemudian memanfaatkannya secara bijaksana. Kalau diberi kesempatan setiap hari, setiap pikiran akan bisa menciptakan gagasan.
James Russell berkata : Kesempatan menyendiri diperlukan oleh imajinasi sebagaimana masyarakat diperlukan demi keutuhan dan kesehatan watak manusia.
Hal yang penting adalah membuat waktu ketika kita sendirian menjadi waktu yang produktif, dan itu bisa dilaksanakan walaupun kadang – kadang hanya menghasilkan kesadaran akan keberadaan kita yang sejahtera.
Tidak ada umur yang terlalu tua untuk mulai memetik keuntungan dari waktu satu jam sehari sendirian. Banyak orang yang memberi dirinya waktu satu jam sehari untuk menyendiri akan memperoleh imbalan walaupun tidak menghasilkan apa – apa, paling tidak mereka akan bisa meninjau pikirannya sendiri. Walaupun demikian akan lebih memuaskan kalau kita menetapkan sasaran yang pasti untuk waktu menyendiri satu jam ini.
Oleh sebab itu orang mengambil kebiasaan bekerja dengan sasaran suatu aspirasi, cakrawala pencapaian prestasi menjadi tak ada batasnya. Waktu yang dimanfaatkan secara produktif bisa menghidupkan kembali semangat.
“Ingat bahwa Anda bekerja untuk hidup, dan Anda tidak hidup untuk bekerja.”
Pada zaman sekarang yang sibuk ini rasanya kerap kali tidak cukup banyak waktu dalam sehari untuk menyelesaikan hal – hal yang ingin kita lakukan dan kehendaki, sehingga kita tidak meninggalkan banyak gagasan. Namun di dunia ini penuh dengan orang – orang yang memiliki tekad yang besar, yang menemukan cara untuk menyisihkan waktu sekurang – kurangnya satu jam sehari untuk pengembangan pribadi yang kreatif. Kita juga sering memperhatikan semakin sibuk seseorang, semakin mampu dia menyediakan waktu satu jam sehari untuk digunakan sendiri. Apa cara terbaik untuk melakukan hal ini?
Cara terbaik untuk melakukan hal ini adalah “kita menyediakan waktu satu jam sehari”.
Dari pengalaman, saya dapat memberitahu anda bahwa jika kita menyediakan waktu satu jam setiap hari untuk melakukan suatu proyek, maka kita berhasil mengumpulkan waktu 365 jam setahun, atau sama dengan 45 hari kerja penuh, masing – masing delapan jam sehari. Ini seperti menambahkan satu setengah bulan kehidupan produktif setiap tahun dalam hidup kita.
Namun ketika kita berbicara tentang menyisihkan waktu satu jam sehari biasanya jawabannya adalah “ Saya terlalu sibuk “.
Memang harus diakui ini tidak mudah, semua ini memerlukan tekad yang kuat, dan untuk memulainya sangatlah sulit, namun setelah kita bergerak dan menikmatinya maka manfaatnya akan kita rasakan. Rahasianya adalah menciptakan waktu satu jam ini, kemudian memanfaatkannya secara bijaksana. Kalau diberi kesempatan setiap hari, setiap pikiran akan bisa menciptakan gagasan.
James Russell berkata : Kesempatan menyendiri diperlukan oleh imajinasi sebagaimana masyarakat diperlukan demi keutuhan dan kesehatan watak manusia.
Hal yang penting adalah membuat waktu ketika kita sendirian menjadi waktu yang produktif, dan itu bisa dilaksanakan walaupun kadang – kadang hanya menghasilkan kesadaran akan keberadaan kita yang sejahtera.
Tidak ada umur yang terlalu tua untuk mulai memetik keuntungan dari waktu satu jam sehari sendirian. Banyak orang yang memberi dirinya waktu satu jam sehari untuk menyendiri akan memperoleh imbalan walaupun tidak menghasilkan apa – apa, paling tidak mereka akan bisa meninjau pikirannya sendiri. Walaupun demikian akan lebih memuaskan kalau kita menetapkan sasaran yang pasti untuk waktu menyendiri satu jam ini.
Oleh sebab itu orang mengambil kebiasaan bekerja dengan sasaran suatu aspirasi, cakrawala pencapaian prestasi menjadi tak ada batasnya. Waktu yang dimanfaatkan secara produktif bisa menghidupkan kembali semangat.
“Ingat bahwa Anda bekerja untuk hidup, dan Anda tidak hidup untuk bekerja.”
Langganan:
Postingan (Atom)
